Hijrah

Hijrah itu gampang. yang susah itu istiqomahnya.

Apa si hijrah itu? Dalam konteks sejarah hijrah itu sendiri, hijrah  adalah kegiatan perpindahan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw bersama para sahabat beliau dari Mekah ke Madinah, Tujuannya untuk mempertahankan dan menegakkan Risalah Allah, berupa akidah dan syari’at Islam. Nah, menurut H. Dedih Surana, Drs., M.Ag. (Dosen Universitas Islam Bandung/Unisba),  merujuk kepada hijrah yang dilakukan Rasulullah Saw tersebut sebagaian ulama ada yang mengartikan bahwa hijrah adalah keluar dari “darul kufur” menuju “darul Islam”. Keluar dari kekufuran menuju keimanan. Kalau pengertian menurut bahasa, hijrah artinya meninggalkan.

Hijrah merupakan salah satu prinsip hidup. Seseorang bisa dikatakan hijrah jika telah memenuhi dua syarat. Yang pertama ada sesuatu yang ditinggalkan, dan yang kedua ada sesuatu yang dituju (tujuan). Keduanya harus dipenuhi oleh seorang yang berhijrah. Meninggalkan segala hal yang buruk, negatif, maksiat, kondisi yang tidak kondusif, menju keadaan yang lebih yang lebih baik, positif dan kondisi yang kondusif untuk menegakkan ajaran Islam.

Perintah berhijrah juga  terdapat dalam beberapa ayat Al-Qur’an, antara lain: Qs. Al-Baqarah 2:218). “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkn rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

Kalo jaman sekarang, hijrah itu move on. Move on dari masa lalu yang buruk menuju masa depan yang lebih baik. Masa lalu yang buruk seperti apa? bisa sifatnya yang buruk, akhlak nya, kelakuannya dll.

Hijrahnya gampang tapi istiqomahnya yang susah. Kok gampang? Iya gampang. Hati manusia itu sering di bolak balik sama Allah. Ada kalanya nya Allah bikin kita sadar, bikin kita inget sama dosa. Tapi ada kalanya juga Allah bikin kita lupa lagi, bikin kita berbuat maksiat lagi. Kalau pas kita lagi sadar, kita hijrah, kita rajin jadi rajin sholat, rajin ikut Talaqqi, kita ikut Ta’lim, trus juga akhlak kita jadi lebih baik. dll. Tapi pas Allah balikin lagi hati kita. Allah bikin kita males lagi buat ngelakuin kebaikan, nah itu gimana? Disitulah keistiqomahan kita diuji. Masih bisa gak kita mempertahankan hijrah kita? Kalau kata Dilan yang berat itu rindu, bilang sama Dilan. Yang berat itu Istiqomah. 😅

tumblr_o8qpgm4Awa1rakvtzo1_400

 

Iklan

4 respons untuk ‘Hijrah

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: