Aku dan Harapan

Ketika sebuah mimpi yang telah aku perjuangkan harus hancur disebabkan suatu hal tertentu, itu berarti aku harus menyusun puzzle mimpi baru yang lebih baik. Karena terkadang harapan tak selalu sesuai dengan kenyataan. Saat itulah aku harus belajar dewasa. Belajar menerima kenyataan sepahit apapun itu.

“Sabar, masih ada Allah” hanya itu yang saat ini menjadi penguat. Sulit memang, tapi kalau dibiasakan lama-lama juga bisa Ikhlas.

Setinggi apapun mimpi yang kita buat, seindah apapun rencana yang kita susun, tetap saja ketetapan Allah yang lebih indah.

Menangis? Tidak salah bukan? Siapa yang tidak ingin menangis kalau dikecewakan oleh harapannya sendiri? Tapi harus ingat: “Bukankan Allah selalu menginginkan hambanya bahagia?”

Pernah ada yang mengatakan “tuhan mengambil apa yang ada ditanganmu agar kamu bisa menggenggam apa yang ada di tangan tuhan” iya. memang benar, suatu saat tuhan akan mengganti kehancuran itu dengan mewujudkan mimpi yang lebih baik dari apa yang kita rencanakan, sesuai dengan Qadarullah.

‘sabar, masih ada Allah’

97msvset

Iklan

2 respons untuk ‘Aku dan Harapan

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: